Thursday, October 27, 2005

keramaian yang mengekang

Perjalanan yang melelahkan letih sepanjang jalan tak beranjak tetap di tempat tanpa siapa-siapa bahagia begitu jauh begitu hampa entah oh haruskah terus dipaksa memaksa rasa tak ada lagi hanya yang terlihat mata sebatas harta bahkan kata-kata terlalu berharga berhenti zip stop sementara agar hening…sepi…masuk ke dalam terus ke dalam lagi terus semakin abstrak dalam…dan…keluar ke angkasa ke ruang tanpa sekat hitam penuh bintang bukan tata surya ke sana ingin ke sana tidak perlu berdua biar dia menunggu kalau dia mau aku ingin sendiri tak perlu dibantu atau membantu apalagi membatu terus berputar bebas dalam keheningan.

Tuesday, October 25, 2005

Mother of YM, thank you!

They say,"It's not WHAT you know. It's WHO you know". Karena itu gw mau ngucapin terima kasih buat penemu YM. Hey, you've bringing back my social life! Liat aja, berbagai circle of friends kembali terbentuk.

Pertama di group ad people ada Arya LBK, Attan Fortune, Boncel DM Pratama, Dayat Lowe, Ecky FCB terus memanjang sampe Yona Dwi Sapta. Hampir semua ada kayaknya, kecuali Ogilvy karena di sana di ban.

Terus ada grup fikomers, wah ini lebih panjang lagi list-nya, dua kali lipat. Paling tua ’96 paling muda ’00.

Abis itu ada MACS, ini lumayan banyak juga. Anak2 kreatif, ae, anak magang, ampe exMACS. Hampir sepanjang listnya ad people.

Terus ada sodara,ini isinya wanita2 cantik aja, tapi jadinya ya gitu, tempatnya harapan semu.

Abis itu group temen, nah yg ini agak gado2, gabungan dari semuanya (kecuali sodara) tapi listnya nggak panjang. Di dalamnya ada sahabat, ttm, cinta gak kesampaian, ama temen beneran.

Masih ada juga temen SD, cuman mereka jarang ol. Harusnya kemaren bisa ketemuan karena ada buka bareng, cuman karena masih ada radio yg harus dipikirin jadi nggak bisa ikutan.

Ya kan, liat aja itu udah ada lima lingkaran pergaulan besar. Emang sih nggak mewakili semuanya, tapi setidaknya YM membuat gw nggak merasa sendirian though i never around.

Oya, Mpok juga nitip ucapan terima kasih. Dia juga sama tuh kyk gw, workaholik yang lagi tumbang. Well, terus kembangin ya programnya, ditunggu manfaatnya.

Sekali lagi makasih.

Wednesday, October 05, 2005

for Bali...

Once again, we all been visited by mortality
Serendipity and grace has slip through our hands

I’m not alone thinking how fragile is the security we take for granted
Sure we would patience for resolve while the search is under way

But not just that. Not this time.
Not even justice for those responsible will be enough
We need a just end to this senseless cycle of violence!

Let us pray as our nation grieves
Contemplating because we are also what we have lost


Jak-Sel First Oct, 2005
20:00 WIB