Friday, April 21, 2006

My Comic Journey

This new excitement started when I got task to develop a print ad. I realize I know nothing about comic language, I was just being smartass when creating its headlines. Then I ask my CD for reference. He brought me tons of them. Hehe…not exactly, just a few books.



After I read some of them, I found something interest me, its language (what else?;p). Some of them are quite wit, some straight forward and simple, and some are ambiguous and layered.



So I told my CD I want to continue understanding the language, although my task to develop print ad were pending ‘til June. He kinda respected that and brought me where to buy the comics. I looked for Batman, but can’t find a good one. So I just bought any of them base on my CD recommendations, and I chose this one,


Image hosting by Photobucket
DAREDEVIL: YELLOW. Writer: Jeph Loeb with Artist: Tim Sale.


I felt little bit gusto flowing when I start open its plastic wrap in the car on the way back to the office. A shocking Ad for Wolverine Origin behind the cover stopped me. Wow, this Ad can be use for a high-calcium milk. Such an enjoyment.


Image hosting by Photobucket
Onto the next page.  



A full page of Daredevil rolls in the air with some thoughts in his mind and a heart that being broken: “Just when I think it’s going to get easier, I close my eyes and I see you in my arms. It’s as if a hole were torn open in the center of my chest. After a while, it starts to close up and someone has a laugh that sounds like you or wears a perfume that smells like you and it tears the hole wide open again. I don’t feel like eating. I find it hard to concentrate. I can’t do my job, Karen. I can’t live my life.”



Yikes! That surely grabbed my attention.



My CD said reading this one is like reading a novel. I might be agreed on that. But for now, let me just enjoy this new journey of mine, will you? Or maybe anyone want to join me? I’ll be pleased….

Wednesday, April 19, 2006

Menjadi Hebat

Di blog seorang teman, saya tersentak oleh salah satu kalimat penutup sebuah tulisan mengenai ia dan teman-temannya, quote, Kita akan menjadi perempuan-perempuan hebat! Meski tidak ditujukan untuk saya tapi kalimat itu benar-benar tagline yang bagus bgt. Hehe...Kidding.

Hampir semua orang pasti memiliki teman-teman dekat dengan satu tujuan yang sama, menjadi hebat. Meski saat ini masing-masing sedang menempuh jalan yang berbeda, tapi kesemuanya yakin pada saatnya nanti akan berkumpul di suatu tempat yang sama. Entah di mana. Yang pasti sesuatu yang luar biasa.

Dan berbagi dengan mereka walau lama tidak bersua selalu melahirkan sesuatu. Minimal kembali termotivasi untuk menghadapi apapun yang sedang sulit dihadapi.

Dulu di kampus ia bos saya, Pemred sebuah media kampus yang cukup disukai (meski kurang disegani) dan saya sebagai Redaksi Pelaksana dan Editornya. I would say it was fun, meski semua hasil yang dibuat, menurut kami, tidak pernah maksimal. We were catching up yesterday, not much but enough. Memimpin sebuah majalah film adalah salah satu mimpinya yang sebentar lagi terwujud. Ia bercerita, beberapa waktu yang lalu ia mencari partner kerja, bertanyalah ia ke beberapa orang dengan hasil, setidaknya ada 2 yang merekomendasikan saya. Keyakinannya terbukti namun ia sudah tahu jawabannya. Mimpinya yang ini bukanlah mimpi saya.

Selain mantan Bos yang tadi, masih ada satu lagi. Bulan depan teman dari kantor lama yang satu ini akan berangkat ke Belanda. Menjalankan beasiswa agar hak-hak manusia tidak terus diinjak-injak. Ia berpesan kepada saya untuk terus mengikuti kabar negara, agar nantinya bersama-sama dapat membuat negara ini lebih baik di mata dunia. Saat di mana ia menjadi Chief of Staff dan saya sebagai Communication Directornya.

Menyenangkan ternyata saya masih diakui dan punya kesempatan di luar sana. Membahagiakan karena sepertinya kami memang akan menjadi hebat.

May God Help Us.

Tuesday, April 18, 2006

Some Things About This Job

[-]
Masalah kantor selalu terbawa ke luar kantor, sepanjang waktu memikirkanya.
Namun saat masalah di luar kantor terbawa ke kantor, menjadi motivasi dan inspirasi.

[+]
Kapan dan di mana pun dapat berimajinasi tanpa khawatir apa yang dipikirkan dan tidak diberhentikan kerja karenanya.

Friday, April 07, 2006

Diriku, Dirimu, Dirinya

Sahabatku, akhirnya berhasil juga kau menemukannya
Setelah lama mencari
Dan bergonta-ganti

Engkau begitu bahagia
Tak akan pernah menyakiti hatinya
Berulang kali kau berjanji

Sampai kau berkata
Akan meminta ia untuk pindah agama
Karena kau ingin menikahinya

Namun untung saja
Kau belum melakukannya
Karena ada satu hal yg belum kusampaikan

Sahabatku, ia yang kau puja itu
Punya satu rahasia
Dan Rahasianya, rahasiaku…

Sahabatku, ia yang kau puja itu adalah pacarku!