Tuesday, August 05, 2008

Listening What You Are Saying

Saat membeli produk yang iklannya kita yang bikin selalu menyenangkan. Menanyakan pertanyaan padahal kita sudah tahu jawabannya, lalu mengeluarkan anak-anak pertanyaan yang terkadang dikejutkan dengan jawaban-jawaban baru.

Pagi ini saya membeli Kartu Flazz BCA untuk pertama kalinya (padahal iklannya sudah mau masuk tahap ke-3). Sebenarnya tidak ada niatan khusus untuk membelinya. Tujuan utama adalah mencairkan deposito. Nah, selama saya dilayani, CSO (customer service officer) di meja sebelah sedang melayani nasabah yang mau membeli Kartu Flazz. Saya pun pasang kuping panjang sambil melirik dari ujung mata.

CSO di sebelah menjelaskan mengenai
produk ke nasabah menggunakan brosur (yang saya dan teman-teman di kantor buat). So far so good. Saya lalu menunggu bagaimana CSO akan menggunakan beberapa kata yang saya inject sebagai signature (baca: keisengan biar semangat ngerjain kerjaannya, hehehe). Dan dia menggunakannya! Hahahaha…

Tapi saya belum puas sampai di situ.
Saya pun meminta penjelasan Kartu Flazz ke CSO yang melayani saya. Ternyata CSO saya itu kayak supervisor atau senior gitu, jadi ia tidak menggunakan brosur sebagai alat bantu. Penjelasannya lebih mengalir dan ketika ia hampir sampai ke signature saya, ia bangun penjelasannya hingga saat ia menggunakannya terasa lebih dramatis. Hebat deh dia.

Saya pun “terbeli”. Proses transaksi terjadi. Tapi maaf nih saya tidak akan memberitahu signature saya. Bisa ribet kalau ketahuan.

Berhubung moodnya lagi enak, saya lalu menyampaikan complain teman saya mengenai Kartu Flazz. Yaitu beberapa merchant memberlakukan minimum pembayaran. Itu kan mematikan fungsi si kartu sebagai pengganti uang receh dan alat praktis biar nggak usah repot berurusan sama uang kembalian. Huh!

Dan karena CSO saya itu jago, ia menangkap itu dan mencatatnya. Ia juga mencari tahu detail masalah seperti merchantnya apa dan adanya di mana.


Saya pun sepertinya segera bisa memberitahu teman saya untuk tidak perlu khawatir dengan masalah minimum pembayaran di merchant langganannya itu.

No comments: