Monday, June 19, 2006

Love is Durian is Love is Durian

Cinta itu kayak buah duren. Susah sekali membukanya. Bila tidak tahu caranya bisa terluka hingga berdarah-berdarah. Namun apabila berhasil membuka kulitnya, akan terasa daging dalamnya yang begitu lembut dan manis. Sayangnya ketika menemukan yang matang, tanpa sadar kita pasti terus meminta lagi, lagi dan lagi. Terus menerus meminta hingga mabuk kepayang. Sehingga rasa manis yang seharusnya selalu dapat dinikmati bersama menjadi terlalu cepat dihabisi. Saat tersadar, dagingnya yang enak pun sudah habis tercerna berubah menjadi tai, menyisakan biji yang keras dan kulit yang sangat tajam.

1 comment:

Stevie Sulaiman said...

Aromanya juga nggak ilang2...