Saturday, September 20, 2008

Cita-cita

Setelah punya rumah, apa cita-citamu? Kecil saja:
ingin bisa sampai rumah saat senja supaya saya
dan senja sempat minum teh bersama di depan jendela.

Ah cita-cita. Makin hari kesibukan makin bertumpuk, uang makin banyak maunya, jalanan macet, akhirnya pulang terlambat. Seperti turis lokal saja, singgah menginap di rumah sendiri buat sekedar melepas penat.

Terberkatilah waktu yang dengan tekun dan sabar membangun sengkarut tubuhku menjadi rumah besar yang ditunggui seorang ibu.
Ibuwaktu berbisik mesra: "Sudah kubuatkan sarang senja di bujur barat tubuhmu.
Senja sedang berhangat-hangat di dalam sarangnya."

(Joko Pinurbo, 2003)

No comments: