Lepas tengah malam di perjalanan pulang. Belum tenang, kerjaan belum selesai, belum tahu juga kapan akan selesai. Sudah terlalu capai selalu menanti kapan akan berakhir. Dinikmati saja. Begitu klise, tapi karena itu aku bisa menyelesaikannya.
Kerjaan seperti biasa, terlalu banyak dan harus selesai dengan kualitas yang terjaga dalam waktu yang sangat terbatas. Bila yang terakhir ditambahkan, biasanya dua yang pertama dapat teratasi. Waktu. Hmm...Mungkin tidak ya alasan Tuhan menciptakan waktu adalah agar semuanya tidak terjadi secara bersamaan? Kalau memang begitu, mengapa tidak terjadi seperti itu???!!! Sistem waktu siapa yang salah? Yang pasti bukan yang diciptakan Tuhan.
Kantor Mas itu biro iklan kan ya? Sudah cukup terkenal loh di antara supir taksi. Kalau Mas inget-inget sebenarnya saya sudah pernah mengantar Mas pagi-pagi jam 7an. Tapi dari alamat sebelum pindah ke sini Mas. Mas juga sama Mba’nya tadi yang baru turun... Oh gitu? Wah saya sudah agak lupa tuh Pa’. Hmmm…, kalau begitu saya boleh tinggal tidur ya Pa’? Tolong bangunin kalau sudah sampai.
Sudah bukan badan saja yang begitu capai. Hati pun sudah malas berbasa basi. Lebih tenang sekarang...Nama event, printa adnya, radio juga. Ide besarnya belum ada karena namanya belum ada. Belum lagi utang paragraf ke Hendra dan tiga, oh tidak empat lainnya. Arrghh! Tidak bisa, aku terlalu khawatir, nalarku tidak bisa menembus apa-apa. Begitu tepuruk. Lelah...tapi tidak bisa tidur.
Taksi serasa tidak bergerak. Pohon-pohon diluar lah yang bergerak pelan, seperti slowmotion dalam klip musik lagu menye-menye. Andai aku bisa merubah waktu menjadi lambat sehingga aku bisa bergerak dan berpikir lebih cepat dari siapapun di dunia ini. Terserah mereka bergerak slowmotion atau stop motion toh keduanya sama-sa..ma..mo-ti-on...Wait a minute...this can be a good event name! Dengan nama itu, berarti campaignnya akan ke arah sana, jadinya print adnya bakal begini dan radionya jadi begitu!
Nggak jadi tidur Mas?
1 comment:
hehe.. itu yg namanya teori pengendapan rat. Hmm, sayangnya waktu yg mepet, kadang tak memberi ruang buat ide hasil endapan. Di dunia kita ide timbul lebih banyak karena karbitan.
Post a Comment