Friday, January 20, 2006

the brain voices

Suara-suara itu tak juga berhenti berbicara, berdebat, bahkan berteriak seakan isi kepala milik mereka sendiri. Suara-suara para ide busuk, ide baru, ide sok tau, ide garing, pembunuh ide, ide spontan, ide pemaksa,….

Di luar kepala, di depan muka, art director masih mengulang-ulang creative brief a.k.a. client brief yang di dalam kepalaku dihimpit dan dipinggirkan para ide yang terlalu asyik berebut pengakuan.

1 comment:

Stevie Sulaiman said...

Makanya jangan berebut pengakuan, berebut menang taruhan aja. Masak menang sekaligus Esquire, CD, DVD impor, dan buku impor? Bikin iri aja, hehehe...

Art director-nya bukan aku kan? Even benar pun, aku nggak merasa kok :-))