West Wing memang pelipur lara. Pusingnya kepala jadi clear aja gitu. Mungkin karena filmnya yang harusnya bikin pusing, malah gampang banget dimengerti. Kayak hutan kebakar, dipadaminnya nggak pake air tapi pake api juga yg didatengin dari arah berlawanan.
Logika kepala dingin, jauh dari menye-menye, cowok bgt. Pendramatisiran bukan dari drama kehidupan kayak iri, benci, sirik tapi idealisme mengenai harapan, keadilan, dan kebenaran. Bukan siapa yang salah tapi apa yang salah. Bagaimana kompromi-kompromi di dunia sebenarnya sumber masalah. Namun dapat diselesaikan dengan realisme dan implementasi pemikiran idealis, bukan kemauan atau kompromi antar penguasa. Dengan passion selalu ingin memiliki meski sebenarnya sudah memiliki. Tokoh-tokohnya selalu menjadi yang paling bodoh tanpa harus jadi blo’on. Utopia lintas generasi berbentuk karya nyata yang kaya drama.
Aku pun memejamkan mata. Menuju dunia yang tidak hanya indah, tapi juga adil, tentang surga tempat utopia menjadi nyata dan idealisme terus menjadi juara.
1 comment:
kalau sudah ketemu surga itu, kabari aku ya...
Post a Comment